
Kurangnya konsentrasi bisa menjadi masalah yang serius bagi anak. Hal ini dikarenakan konsentrasi anak sangat dibutuhkan untuk membantu anak belajar dan menjalan aktivitas sehari-hari. Tidak perlu khawatir karena persoalan ini bisa diatasi dengan cara melatih konsentrasi anak. Sebelum itu, anda perlu mengetahui apa saja penyebabnya kurangnya konsentrasi pada anak:
Penyebab Anak Susah Konsentrasi
1. Lingkungan Kurang Kondusif
Salah satu penyebab anak kurang konsentrasi yaitu lingkungan yang tidak mendukung. Lingkungan yang cenderung kurang kondusif membuat anak kesulitan fokus belajar. Gangguan sekitar membuat anak sulit mencerna materi pelajaran dengan baik. Sebab, anak memiliki rasa penasaran yang tinggi sehingga ia mudah terdistraksi hal-hal lainnya.
2. Jam Tidur yang Kurang
Perlu diketahui bahwa anak membutuhkan waktu tidur setidaknya 8-10 jam setiap malam sesuai dengan usianya. Sebagai orang tua, anda perlu memastikan bahwa ia memiliki waktu tidur yang cukup. Meski terdengar sepele, tetapi kurang tidur ternyata bisa menjadi masalah yang cukup serius sehingga anak sulit fokus belajar. Dalam hal ini, anak selalu merasa Lelah dan mengantuk.
3. Pola Makan Tidak Teratur
Si kecil sering melewatkan jam sarapan pagi? Jika iya, hal inilah yang menjadi penyebab anak sulit focus. Masalah konsentrasi dapat ditimbulkan karena sering mengabaikan sarapan pagi. Maka dari itu, pastikan anak sarapan terlebih dahulu sebelum belajar. Menu yang dikonsumsi juga perlu memenuhi gizi yang seimbang dan hindari makanan cepat saji.
Perbanyak makanan yang kaya akan protein, seperti ikan, susu, dan telur. Untuk minum, usahakan minum air yang cukup setiap harinya agar selalu terhidrasi. Air mineral yang dikonsumsi anak seharusnya yang memiliki kandungan mineral esensial penting bagi tubuh dan bersih bebas dari debu dan kotoran.
4. Materi Pelajaran Terlalu Sulit
Bagi anda yang sering melihat anak tidak bersemangat ketika belajar, bisa jadi karena materi pelajarannya terlalu sulit. Akibatnya , anak sulit berkonsentrasi karena kesulitannya untuk memahami suatu materi membuatnya enggan memperhatikan materi pelajaran. Dalam hal ini, materi perlu dibagi menjadi beberapa bagian yang lebih sederhana.
5. Merasa Takut dan Cemas
Rasa cemas pada anak adalah salah satu penyebab anak sulit konsentrasi. Perasaan ini disertai dengan rasa takut membuat kesalahan atau malu ketika guru memanggilnya. Rasa cemas ini membutuhkan waktu lama bagi anak dalam menyelesaikan tugas demi memperoleh hasil maksimal.
Cara Melatih Fokus Anak dan Meningkatkan Konsentrasi Anak
1. Permainan Melatih Konsentrasi
Salah satu cara melatih konsentrasi anak yaitu dengan mengajaknya bermain game yang membantunya melatih konsentrasi. Ada banyak jenis permainan seru seperti rubik, lagu “Head, shoulder, knees and toes”, dan masih banyak lagi. Permainan ini bisa dimainkan sebelum belajar.
2. Mengerjakan Satu Hal Terlebih Dahulu
Membiasakan anak mengerjakan satu hal adalah salah satu cara melatih konsentrasi anak dengan efektif. Mungkin anda berpikir bahwa mengerjakan banyak hal sekaligus itu baik tetapi sebenarnya tidaklah demikian Penelitian membuktikan bahwa mengerjakan banyak hal sekaligus dapat menurunkan performa dan fokus.
Maka dari itu, sebaiknya anda membiasakan anak melakukan satu pekerjaan terlebih dahulu. Jangan biarkan anak belajar menulis huruf sembari berhitung, atau membaca sambil mendengarkan audio. Dengan begitu, fokus anak akan tertuju pada satu hal tersebut dan hasilnya pun cukup bagus.
3. Melatih Perhatian dengan Mindfulness
Ahli mengatakan bahwa mindfulness ialah perhatian penuh yang dapat membantu meningkatkan fokus serta kemampuan belajar anak. Cara melatihnya bisa dilakukan dengan mengajak anak duduk tenang sambil fokus pada keluar masuknya pernapasan seperti latihan yoga. Agar menjalani ujian di sekolah dengan tenang, anak bisa memulainya dengan menarik napas beberapa kali.
4. Lingkungan Kondusif
Seperti yang telah dijelaskan bahwa gangguan bisa menjadi penyebab utama anak kehilangan fokus. Dalam hal ini, anda dapat mengurangi gangguan di lingkungan sekitar, misalnya dengan mematikan televisi ketika anak belajar, atau memastikan ia tidak melihat ponsel saat makan. Disamping itu, anda juga dapat membuat kamar sunyi dan nyaman agar anak lebih fokus.
5. Disiplin
Cara melatih konsentrasi anak selanjutnya yaitu dengan menerapkan sifat disiplin dalam menjalani rutinitas harian. Dengan menerapkan sifat disiplin, anak akan merasa nyaman dan tingkat konsistensi dalam kesehariannya menjadi lebih kuat. Selain itu, disiplin juga membantu anak untuk memiliki kontrol dan kehendak yang lebih besar atas lingkungannya sendiri. Anda dapat membiasakannya bangun pagi, sarapan, mandi, sekolah, dan seterusnya.
6. Menjelaskan Tugas dengan Detail
Biasanya, anak sulit fokus karena tidak ada arahan yang jelas dan detail. Dalam hal ini, anda sebagai pendamping belajar perlu memberikan pelajaran dan arahan yang lebih detail agar anak mudah memahami dan mengerjakan tugas dengan baik. Dengan begitu, konsentrasi anak semakin meningkat dan dapat memahami materi dengan baik.
Ada banyak hal yang menyebabkan anak sulit berkonsentrasi mulai dari materi sulit, lingkungan kurang kondusif hingga jam tidur yang telat. Dalam hal ini, anda sebagai orang tua dapat melakukan beberapa cara melatih konsentrasi anak. Namun jika anda melihat adanya gangguan belajar pada anak, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter.
